GOWA, SULSEL - Proses penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) Pallangga, Kecamatan Pallangga, masih terus bergulir di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Gowa. Pihaknya kini sudah mengumpulkan bukti, saksi, dokumen dan sekarang ini juga menunggu hasil audit kerugian negara dari Inspektorat Kabupaten Gowa.
Kepala Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Gowa, Andi Dian Bausa, yang dikonfirmasi mengatakan saat ini masih menunggu laporan hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara dari inspektorat Gowa.
"Kami masih menunggu, hasil kerugian keuangan negara dari Inspektorat Gowa, karena fungsi APIP, inspektorat bertindak sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang diminta bantuan oleh penyidik untuk merinci nilai penyimpangan, jadi bukan kami yang menghitung kerugian uang negara, " ungkapnya, Selasa (31/3/2026).
Terpisah, Inspektur Pembantu Khusus (Irbansus) pencegahan dan investigasi Inspektorat Daerah Kabupaten Gowa, M Rusli, yang dikonfirmasi menyampaikan surat permohonannya dari kejaksaan sudah ada, jadi kami sudah menerima berkasnya.
"Dalam waktu dekat ini, kami akan serahkan ke kejaksaan, untuk kerugian keuangan negara itu sudah ada nilainya dari audit berdasarkan hasil hitungan tim ahli dari PU, cuma saya selaku editor, tidak bisa menyebutkan nilainya, karena sudah disumpah, " paparnya.
Diketahui kasus dugaan korupsi dana desa Pallangga, yang dilaporkan oleh salah satu lembaga, sejak 18 November 2024 hingga kini tanggal 3 April 2026, Kejari Gowa belum berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana korupsi dana desa tahun anggaran 2019 hingga tahun 2024.
Yang sebelumnya, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Faisah, sudah pernah memeriksa 10 orang, perangkat desa Pallangga termasuk Kepala Desa yang ikut juga diperiksa pada Senin (26/1/2026) dan sekarang ini, ditangani oleh Kasi Pidsus yang baru, Andi Dian Bausa.
Tak luput juga, Kepala Desa Pallangga, Amrah, juga dimintai tanggapannya, terkait laporannya itu, dia hanya bisa minta maaf tidak bisa berkomentar.
"Mohon maaf, saya masih sakit sampai hari ini, mohon maaf, " singkatnya.(Shanty)

Updates.