SD Inpres Tetebatu 1 Programkan Tahfidz Juz 30, Nurhidayah : Khusus Kelas 6 SD

    SD Inpres Tetebatu 1 Programkan Tahfidz Juz 30, Nurhidayah : Khusus Kelas 6 SD
    Kepala SD Inpres Tetebatu 1, Nurhidayah SPdi, MPd

    GOWA, SULSEL - Program Gowa Caradde yang merupakan program Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, dan Wakil Bupati Darmawangsyah Muin 2025-2030 yang difokuskan pada peningkatan kualitas SDM.

    Dalam implementasinya, SD Inpres yang berlokasi di Jalan Pembangunan No.2, Cambaya, Kelurahan Mangalli, Kecamatan Pallangga, programkan tahfidz Quran Juz 30 bagi kelas 6 SD, jadi setiap siswa harus menghafal juz 30 dari surat An-Naba' hingga An-Nas.

    Kepala SD Inpres Tetebatu 1, Nurhidayah, yang dikonfirmasi menyampaikan programnya itu bertujuan menanamkan kecintaan pada Al-Qur'an, meningkatkan spiritualitas, dan memelihara kemurnian hafalan.

    "Jadi khusus siswa kelas 6, dia sudah hafal juz 30, surat-surat pendek. Dengan siswa menghafal juz 30, dia sebagai penghafal dasar dan dominan bisa lanjut masuk ke pesantren, " ucapnya, Jumat (17/4/2026)

    Kegiatan belajar mengaji dengan metode Tahfidz Quran dan Iqra, di mana siswa belajar membaca (Iqra) sekaligus menghafal (Tahfidz) sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing. 

    Dalam sistem ini, selama 10 menit, siswa diwajibkan membawa Al-Quran atau buku Iqra sebagai bahan ajar utama untuk memastikan proses belajar berjalan efektif.

    Siswa yang belum lancar membaca menggunakan buku panduan Iqra, jilid 1 samapi 6, untuk mempelajari huruf hijaiyah.

    Sementara siswa yang sudah lancar membaca langsung menggunakan Mushaf Al-Quran untuk tahsin (perbaikan bacaan) dan tahfidz (hafalan).

    Nurhidayah yang baru 1 tahun menjabat di SD Inpres Tetebatu 1, dia memaparkan dalam visinya mewujudkan peserta didik yang berakhlak mulia, berprestasi, dan berbudaya lingkungan.

    Sedangkan misinya dalam pembentukan karakter dengan menanamkan nilai-nilai keimanan, ketaqwaan, dan budi pekerti luhur melalui keteladanan.

    Selain program tahfidz quran, pihaknya juga melakukan program Jumat ibadah dan program Gowa Annangkasi, dengan melakukan kerja bakti setiap hari Sabtu, di luar halaman sekolah.

    "Jadi selama 1 jam, siswa membersihkan diluar halaman sekolah, dari pukul 06.30 sampai dengan pukul 07.30 WITA, dengan menyapu, memungut sampah di depan sekolah, bersama guru-guru membersihkan, agar tercipta lingkungan yang bersih, sehat dan asri, " tukasnya.

    Siswa juga aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler (eskul) untuk mengembangkan potensi, minat, dan bakat siswa secara menyeluruh, mencakup bidang akademik, seni, dan olahraga.

    "Karena ekstrakurikuler merupakan wadah penting untuk aktualisasi diri agar siswa tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan berwawasan luas, " pungkasnya.(Shanty)

    Shanty SH

    Shanty SH

    Artikel Sebelumnya

    Pelaku yang Diduga Lecehkan Janda Beranak...

    Artikel Berikutnya

    Halal Bihalal IKM Sapayuang Sulsel, Bersatu...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Bukan Sekadar Rencana, KITLT Mulai Eksekusi Kawasan Industri Terpadu
    Abdullah Rasyid: Transformasi di Balik Jeruji, Menakar Asa 62 Tahun Bakti Pemasyarakatan
    Pembangunan Rumah Terus Digenjot, Satgas TMMD Kodim 1710/Mimika Kejar Target Penyelesaian
    Polri Ukir Prestasi Dunia: Tim Taekwondo Garbha Presisi Juara Umum di Jepang
    SD Inpres Tetebatu 1 Programkan Tahfidz Juz 30, Nurhidayah : Khusus Kelas 6 SD

    Ikuti Kami